
Foto: Speedboat. shutterstock
Reporter: Rendy Saputra
Tentang Sumedang - Pemudik Dengan Speedboat Mulai Padati Sungai Barito | Arus mudik melalui angkutan sungai menggunakan kapal cepat atau speed boat di pelabuhan terapung di Sungai Barito dari dan ke Muara Teweh Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, pada H-3 Lebaran 2014, Jumat ramai.
"Hari ini masing-masing jurusan diberangkatkan dua unit speed boat masing-masing bermuatan 35 orang, meningkat dibanding sebelumnya hanya satu unit," kata Kepala UPTD Lalu lintas Angkutan Sungai Danau Dan Penyeberangan (LLASDP) pada Dinas Perhubungan Barito Utara, Nurdin di Muara Teweh, seperti dikutip dari Antara, Jumat (25/7).
Kepadatan penumpang terlihat baik berangkat maupun datang yakni jurusan Muara Teweh-Buntok Kabupaten Barito Selatan, Muara Teweh-Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya dan Muara Teweh-Tumpung Laung Kecamatan Montallat.
Meski penumpang mulai padat, namun arus mudik tahun ini berkurang dibanding sebelumnya. Sepinya penumpang ini karena pemudik banyak memilih transportasi darat menggunakan jasa bus maupun biro perjalanan (travel) karena jalan darat sudah baik.
"Jalan darat tidak rusak lagi, sehingga mereka banyak memilih ikut angkutan darat, penumpang yang ada sebagian besar hanya dari karyawan perusahaan tambang dan kayu serta warga yang tinggal di desa pinggiran sungai," katanya.
Harga tiket "speed boat" ke kawasan hilir atau selatan Sungai sepanjang 900 kilometer yang bermuara di wilayah Kalimantan Selatan itu dari Muara Teweh ke Buntok Rp 135 ribu dan Muara Teweh-Tumpung Laung Kecamatan Montallat Rp 100.000/penumpang serta Muara Teweh-Puruk Cahu Rp 160.000.
Nurdin memprediksi arus mudik menggunakan angkutan sungai tahun ini diperkirakan menurun, karena saat ini pedalaman Sungai Barito surut.
"Sungai semakin dangkal sehingga transportasi menuju daerah lainnya di pinggiran Sungai Barito hanya bisa dilalui kapal kecil," katanya.
Biasanya saat Sungai Barito naik atau debit normal, angkutan sungai menggunakan bus air tujuan Muara Teweh-Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) bisa berlayar. "Arus mudik melalui sungai mencapai puncaknya diperkirakan ramai Sabtu dan Minggu," katanya.
Di Muara Teweh terdapat tiga pelabuhan untuk angkutan 'speed boat' sejumlah tujuan yakni dua milik masyarakat dan satu pelabuhan yang lebih representatif milik Pemkab Barito Utara.