Breaking News
Join This Site
Pelanggan Data Naik, Alasan Telkomsel Perluas 4G LTE Ke Bandung

Pelanggan Data Naik, Alasan Telkomsel Perluas 4G LTE Ke Bandung

Pelanggan Data Naik, Alasan Telkomsel Perluas 4G LTE Ke Bandung


Foto: Perluasan 4G LTE di Bandung. ©2015 Tentang Sumedang




Tentang Sumedang - Telkomsel kembali memperluas layanan 4G LTE miliknya. Setelah merambah Jakarta dan Bali, kini giliran Bandung resmi digelar. Jaringan teknologi selular generasi keempat ini, diklaim Telkomsel, akan mencakup hampir 100 persen kotamadya Bandung.



Bandung dipilih sebagai kota ketiga layanan 4G LTE Telkomsel setelah Bali, karena berdasarkan banyak pertimbangan. "Selain sebagai tuan rumah peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke 60 tahun, akses data di Bandung cukup tinggi," ungkap Direktur Utama Telkomsel, Ririek Ardiansyah saat acara seremonial peresmian layanan baru Telkomsel ini di The Plaza, Trans Studio, Bandung, (15/3).



Lebih jauh, Ririek menjelaskan bahwa di tahun 2014 saja, pelanggan data Telkomsel di Kota Kembang ini naik 52 persen. Sedangkan dari sisi konsumsi penggunaannya melonjak 170 persen di tahun yang sama. "Jumlah net citizen di Bandung terbesar di Indonesia. Itu juga menjadi alasan kami," ujarnya.



Dari sisi teknologinya, menurut Ririek, Telkomsel akan mengoperasikan jaringannya di pita frekuensi 900 MHz dengan lebar spektrum 5 MHz. "Kami juga telah menyiapkan 100 eNode B untuk pemancar BTS 4G," terangnya.



Hingga semester pertama tahun ini, Telkomsel akan terus memperluas layanan 4G LTE di tujuh kota di Indonesia yakni Jakarta, Bali, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, dan Manado. Setelah tujuh kota utama terpenuhi, Telkomsel mengaku akan terus memperluas jaringan 4G LTE-nya ke seluruh wilayah Indonesia.



"Kami tetap akan memperluas jaringan 4G LTE ke kota-kota lain tapi melihat juga dari sisi demand pasar. Terutama bagaimana perkembangan pengguna ponsel 4G. Kalau kita prediksikan di akhir tahun ini ada 4 persen populasi ponsel 4G dari keseluruhan tipe ponsel," jelasnya.



Sementara itu, terpisah, menurut Vice President Corporate Communication Telkomsel, Adita Irawati, total jumlah investasi yang digelontorkan Telkomsel untuk memperluas jaringan 4G LTE ini berasal dari 10 persen dari total Capital Expenditure (CAPEX) tahun ini. "Tahun ini CAPEX -nya Rp 10 triliun. Jadi 10 persen dari Rp 10 triliun untuk investasi 4G LTE," tuturnya.



Hadirnya layanan 4G LTE milik Telkomsel ini, diapresiasi oleh Walikota Bandung Ridwan Kamil. Dirinya menyatakan dengan adanya layanan ini, membantu mewujudkan kota yang dipimpinnya menerapkan Smart City.



"Saya merasa beruntung menjadi Walikota saat penggunaan teknologi sudah marak di kehidupan sehari-hari. Jadi, saya kontrol pun gampang," ucapnya.