
Foto: Boy Rafli Amar. ©2012 Tentang Sumedang
Reporter: Heru Gustanto
Tentang Sumedang - Tujuh anggota Polsek Kembangan, Jakarta Barat diperiksa terkait tewasnya Titin (35) seorang ibu rumah tangga warga Panimbang, Kabupaten Pandeglang, akibat salah tembak beberapa waktu lalu.
"Tujuh personel Polres Jakarta Barat, Polsek Kembangan, sudah diambil keterangan, dan kita masih lengkapi beberapa saksi lagi," kata Kapolda Banten Brigjen Boy Rafly Amar, Senin (16/3).
Boy mengungkapkan, ketujuh anggota buser Polsek Kembangan tersebut diperiksa terkait tewasnya Titin akibat terkena peluru.
"Ya mereka tujuh orang sedang pengejaran pelaku begal di sana," kata Boy.
Kapolda mengatakan, ada indikasi peluru yang menyebabkan Titin tewas merupakan peluru dari ketujuh petugas tersebut.
"Dugaan sementara bisa saja terkait ada kesalahan prosedur, karena pada saat itu cuaca jam 05.30 WIB subuh gelap," katanya.
Namun, Polda Banten belum dapat memastikan asal proyektil peluru yang bersarang di tubuh korban. "Proyektil sudah di amankan, belum ada kesimpulan, karena kan harus menunggu dari puslabfor. Hasil nya secepatnya," terangnya.
Untuk diketahui, Titin ibu rumah tangga warga Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, tewas setelah peluru menembus lengan kanan hingga dada, saat tujuh petugas Polsek Kembangan mengejar pelaku begal di lokasi.