
Foto: Avanza seruduk tiang lampu jalan. ©2015 Tentang Sumedang
Reporter: Ridwan Ibrahim
Tentang Sumedang - Kodam Udayana Bantah Terjunkan Pasukan Kawal Pemindahan 'Bali Nine' | Ada pernyataan menggelitik yang diutarakan Kepala Penerangan Kodam IX/ Udayana Kolonel CZi Abdijon Sinaga, terkait tudingan anggotanya yang menyebarkan foto Kapolresta Denpasar Komisaris Besar Djoko Hariutomo dengan terpidana mati duo 'Bali Nine'.
Dalam keterangannya di hadapan wartawan, CZi Abdijon meyakinkan bahwa pihak Pengdam tidak menerjunkan anggotanya untuk mengambil publikasi atas pemindahan Myuran dan Andrew Chan, Rabu (4/3) lalu.
Hanya saja ada pernyataan yang menggelitik disampaikan perwira TNI di lingkup Kodam IX/Udayana. CZi Abdijon menyatakan bahwa dalam pemindahan duo 'Bali Nine' tidak ada perintah menerjunkan pasukan TNI untuk pengamanan resmi.
"Kita di korps TNI tidak ada pengamanan resmi terhadap pemindahan duo 'Bali Nine' itu. Memang ada Babinsa saat waktu pemindahan itu, tapi itu hanya Babinsa di daerah Kerobokan saja, karena itu wilayah mereka," ucapnya kepada wartawan, Bali, Sabtu (7/3).
Pantauan merdeka.com, padahal kenyataannya di lapangan saat pemindahan duo 'Bali Nine' di Lapas Kerobokan, Rabu (4/3) lalu. TNI dari Kodam IX/Udayana, menerjunkan Pasukan Raider 900 dan pasukan Panser Kaveleri. Bahkan nampak satu mobil panser diterjunkan saat itu.
Pun demikian, CZi Abdijon menegaskan bahwa situasi saat ini sudah panas, dia berharap media tidak menambah-nambahin kondisi Indonesia semakin panas dengan Australia.
"Kami tidak ingin akibat foto narsis itu hubungan diplomatik Indonesia dan Australia semakin panas. Sekali lagi saya tegaskan tidak ada anggota kami yang ikut pengawalan terpidana mati Bali Nine," paparnya.